Cerpen - Friendzone
FRIENDZONE Oleh Umi Fadilah Malam ini, Kara mengajak sahabat kecil yang sekaligus tetangganya untuk pergi ke Kafe Grande, menyaksikan penampilan group band kesukaannya. Namun baru mengiyakan, Kara sudah berteriak di depan rumah Arga. “ARGAAAA! Ayok dong! Udah jam tujuh, nih! Nggak on time banget, sih!” Kara berteriak dengan menggedor-gedor rumah Arga. Untungnya Arga hanya di rumah dengan asisten rumah tangganya. Jika ada Samudra dan Citra, orang tua Arga, mungkin Kara sudah mendapat semprotan dari keduanya. Arga memang anak yang mandiri, dari kecil dia sudah mengerjakan segala sesuatu tanpa membebani orang lain. Mengingat Samudra dan Citra yang hanya pulang satu kali dalam setahun dari Kanada. Arga keluar dengan mengenakan celana jeans dan jaket kesukaannya. “Ra, lo lupa ingatan atau gimana, sih?! Ponsel gue juga masih di tangan, telepon dari lo baru aja mati. Terus lo langsung teriak-teriak nggak jelas gini, hah?! Untung aja gue ganteng setiap sa...